Beranda / Note / Dicuti Panjangkan

Dicuti Panjangkan

 

Oleh Helfizon Assyafei

Saya bukan orang yang pertama kehilangan akun di efbi. Dan mungkin juga bukan yang terakhir. Semula saya hanya membaca di twitter keluhan orang-orang kritis yang kehilangan akunnya di efbi. Dan ketika kini akhirnya mengalaminya saya tidak terkejut lagi. Bukan karena saya merasa kritis. Tetapi mungkin saja perwakilan efbi Indonesia mendengar laporan sepihak dari yang tidak menyukai postingan yang dianggap melanggar standar komunitas. Dan yang melaporkan itu mungkin satu diantara orang yang kita add sebagai teman.

Tapi sudahlah. Saya tak sehebat Rocky Gerung atau Babe Haikal yang akun-akun mereka juga dihilangkan. Mestinya akun saya tak perlu dipandang serius begitu sampai harus ‘dicuti panjangkan’ pula. Sedih? Ya sedikit. Tapi mungkin ada hikmahnya. Biar saya tak selalu berlama-lama kalau sudah bermedsos ria he he. Ini juga cara alamiah melepaskan saya dari ketergantungan ‘melihat’ dan ‘dilihat’ di efbi. Ada baiknya juga.

Itu semua mungkin karena situasi perpolitikan kita tidak sedang baik-baik saja. Apakah saya akan kembali ke efbi? mungkin ya. Tapi mungkin juga tidak. Lihat sikon lah. Sebab kalau yang kita fikirkan harus disensor terus maka jadi melelahkan juga. Jika di laman ini bisa lebih bebas mengapa harus kembali? Tapi entahlah. Hati kadang bisa berubah-ubah. Semoga perpolitikan kita ke depan semakin baik. Salam literasi..

Pekanbaru, 16 Desember 2020

Tentang fizboi

Baca Juga

Berkurbanlah

Oleh: TereLiye (Kisah Inspiratif) Ada dua kakak-adik perempuan, kita sebut saja, satu namanya Puteri (usia …

Tinggalkan Balasan